senangnya berjilbab

Banyak orang mengatakan bahwa Surga hanya dikhususkan bagi mereka yang suci dan tidak punya dosa....Padahal Allah menciptakan Surga untuk manusia.....bagaimana mendapatkannya…Ini TIPSnya…

---oooOooo---

Surga memiliki tujuh tingkatan. Demikian juga neraka, langit, bumi dan tujuh golongan yang dijamin masuk Surga. Artinya dengan menjadi salah satu dari kategori tujuh golongan saja kita sudah dijamin pasti masuk Surga. Belum lagi pintu – pintu surga khusus yang disediakan untuk kita. Rasulullah Saw bersabda: “Semua ummatku akan masuk surga, kecuali orang yang enggan (tidak mau).” (HR Bukhori 22/248)

Pernah mendengar kisah seorang pelacur masuk Surga...??

Di siang yang terik, angin bertiup lebih kencang dari biasanya. Angin padang pasir yang membawa suhu udara lebih panas. Air laksana oase yang tersaji dalam fatamorgana. Hanya terlihat (maya) namun sulit diraih.

Seorang pelacur berteduh disalah satu pohon tua yang daunnya sudah mulai kering. Panas matahari memaksanya beristirahat sejenak. Haus dan lelah sangat ia rasakan. Tenggorokannya terasa kesat. Iapun mengambil seteguk air dengan potongan daun kering di genangan air kecil yang cukup jauh dari tempatnya berteduh. Desiran angin tak membantunya menghilangkan rasa panas. Lelah seharian melayani pelanggan belum juga hilang. Rasa kantuk dan letih menjadi satu. Namun hawa panas menghalanginya untuk memejamkan mata.

Perlahan ia melihat sebuah benda bergerak tertatih. Seekor anjing yang lemah lunglai tak mampu meredam ’gejolak’ alam yang hanya menyapa siang melalui teriknya matahari. Lidahnya terjulur seolah akan lepas dari mulutnya. Warnanya merah pucat. Perutnya kembang-kempis menahan nafas memperlihatkan susunan tulang yang berbaris di badannya. Lalu....anjing itu terjatuh....kakinya terlalu lemah untuk dapat menopang tubuhnya untuk tetap berdiri. Lidahnya masih terjulur, kembang-kempis rongga perutnya semakin cepat dan matanya perlahan tertutup setengah...

Rasa iba merasuki hati si pelacur. Ia dapat merasakan apa yang diarasakan oleh anjing itu. Ia bergegas menuju sumber air kecil tempat ia mengambil minum tadi. Ia melepas sepatunya dan menggunakannya sebagai wadah air, karena tidak sesuatu yang dapat digunakan. Dengan hati-hati ia membawanya ke lokasi dimana seekor anjing jatuh tergeletak. Dengan penuh kasih sayang ia meminumkan air itu ke mulut anjing yang malang tsb, sehingga ’sang anjing’ dapat terhindar dari dehidrasi yang dapat membawanya ke sebuah kematian.

Keikhlasannya meminumkan seekor anjing yang hampir mati di tengah padang pasir yang panas, mengantarkan sang pelacur menuju pintu surga. Kisah ini tertuang dalam hadits Nabi Muhammad SAW

---oooOooo---

Betapa menggunungnya dosa seorang pelacur. Perzinahan yang kerap kali ia lakukan membuat alam ini meronta. Dosa-dosanya memenuhi langit dan bumi. Bukankah mendekati Zinah saja kita sudah sangat dilarang, karena Zinah adalah jalan yang buruk (QS : Al-Isra’ ayat 32).

Mengapa pelacur tadi bisa masuk Surga.....?

Karena ia memiliki amal khusus. Sebuah Keikhlasan. Ikhlas menyelematkan makhluq Allah lainnya, meskipun hanya seeokor Anjing.

Dari Abi Hurairah r.a. dari Rasulullah SAW berabda, "Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, "Anjing ini hampir mati kehausan". Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari)

Adakah kita memiliki keikhlasan tsb?

Kita rajin bersedekah, namun pahala sedekah seringkali hilang ketika riya menghadang. Ketika rasa ingin dipuji, ingin dipublish, ingin diperhatikan, ingin dibincangkan, ingin dianggap baik dan ’keinginan’ lain yang menghapus nilai kebaikan laksana sebutir pasir diatas batu licin yang tersapuh angin kencang dan hujan yang lebat. Hilang tak berbekas...

Bahkan untuk melakanakan Ibadah Minimalis saja kita masih berhitung Untung dan Rugi....bila kita ditanya mengenai makna wajib, dengan sigap kita menjawab bahwa wajib adalah dikerjakan mendapatkan pahala dan ditinggalkan akan berdosa....Lalu pahala mana yang akan mengantarkan kita ke Surga, sementara timbangan dosa kita sangat super duper jauh melebihi pahala yang kita miliki?

Maukah kita masuk Surga? Mari kita jadikan diri kita jauh lebih baik dari seorang pelacur dalam kisah tadi. Sangat banyak pintu surga di peruntukkan bagi manusia.

Salam CINTA – salam ukhuwah.
AWIK87@GMAIL.COM
Category: 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar